Alat Yang Digunakan Untuk Membuat Topeng Dari Kayu Adalah

Alat yang digunakan untuk membuat topeng dari kayu adalah Gergaji,Lem,Bor,Amplas,Pensil, dan Spidol. Topeng sebagai salah satunya wujud kerajinan yang dapat dibikin dari beragam bahan. Topeng dalam kesenian kerap dipakai sebagai salah satunya atribut untuk menari, pertunjukan sinetron, atau lain-lain. Topeng kerap digunakan sebagai pajangan atau hiasan, karena memiliki kandungan nilai keelokan yang tinggi.

Alat Yang Digunakan Untuk Membuat Topeng Dari Kayu Adalah

Hingga bisa memunculkan kepuasan batin untuk pemiliknya. Untuk pembikinan topeng, bahan yang dipakai sangat bervariasi, seperti kertas, logam atau kuningan, bubur kertas, dan lain-lain. Tetapi, bahan dari kayu kerap diputuskan sebagai bahan khusus pembikinan topeng.

Secara umum, topeng yang dibuat berbahan kayu kerap dipakai dalam pertunjukan tari, teater atau sinetron. Cukup banyak juga topeng dengan bahan dasar kayu dipakai sebagai hiasan atau panjangan.

Salah satunya produk kerajinan kayu yang dipunyai Indonesia ialah kerajinan topeng kayu. Topeng sebagai produk budaya beragam etnis di negara ini, bahkan juga di penjuru dunia. Nyaris setiap kebudayaan mempunyai peninggalan berupa topeng. Sekarang, bermacam topeng itu sering dipakai sebagai souvenir. Seperti apakah keterangan kerajinan ini dan kenapa perlu lem yang pas untuk membuat? Baca penuturannya berikut ini.

Dari Meksiko, Eropa, sampai Indonesia, manusia sudah mengenali yang bernama topeng. Di Jawa, Anda akan secara mudah mendapati beberapa perayaan yang manfaatkan benda ini. Misalkan saat panggung jatilan dan reog. Dalam sebuah baju, beberapa penari lakukan tarian tradisionil. Antara beberapa penari itu menggunakan topeng untuk perkuat watak mereka. Ada topeng untuk hanuman, topeng untuk barongan, dan ada banyak kembali. Topeng, dengan begitu, sudah digunakan sebagai salah satunya alat untuk tampilkan satu perlihatkan budaya.

Penggunaan Topeng Kayu


Jika kita saksikan dari penggunaannya sendiri, pada umumnya topeng sering digunakan untuk:

Perlindungan atau Pelindungan

Topeng sebagai alat yang bisa dipakai untuk memberi pelindungan. Misalkan beragam topeng ini hari yang banyak ditujukan untuk:

Sediakan air suplai atau suplai udara bersih ke pemakainya. Umumnya ada seperti alat filter udara pada topeng ini. Penggunanya sudah pasti mereka yang rawan terkena udara-udara kotor yang berbahaya untuk kesehatan.
Memberi pelindungan pada beragam benda, dimulai dari benda mati yang berterbangan sampai benda hidup seperti serangga.
Pada jaman dahulu, rupanya topeng, baik itu topeng kayu, logam, dan bahan lain banyak juga digunakan untuk memberi pelindungan. Misalkan kedok-topeng yang dipakai beberapa gladiator. Selainnya berperan membuat perlindungan muka sang empunya, bermacam topeng semacam ini bisa juga membuat performa jadi lebih mengintimindasi musuh.

Penyaruan

Topeng sering dipakai oleh kriminil atas dasar penyaruan. Misalkan, pencuri dan maling yang seringkali menggunakan alat ini. Walau demikian, tidak semuanya orang memakai topeng sebagai penyaruan untuk maksud yang jelek. Seringkali, polisi sampai tentara juga menggunakan topeng saat bekerja menyelidik sebuah kasus. Pengunjuk rasa yang dikenali sebagai Black Bloc sering menggunakan topeng saat memperlancar laganya. Black Bloc umumnya mempunyai sasaran demo untuk anti rasisme sampai anti penjajahan.

Atraksi dan Selingan

Seperti sudah diterangkan di atas, topeng banyak dipakai untuk perlihatkan. Misalkan sebagai alat dalam perlihatkan reog, jatilan, dan ada banyak kembali.

Hukuman

Pada periode lalu, topeng sering dipakai untuk alat membuat malu sekalian memberi hukuman seorang. Misalkan di Australia pada era ke IX. Beberapa tahanan digunakan topeng dari kain putih yang cuman tersisa lubang mata.

Mode

Beberapa kelompok kerap jadikan topeng sebagai poin mode. Misalkan saja pada olahraga wrestling.

Topeng Kayu sebagai Souvenir dan Warisan Budaya


Jika kita bedakan berdasar material pembikinnya, topeng dapat dibagi jadi beberapa jenis. Ada topeng dari kain, logam, sampai plastik. Tetapi salah satunya yang terpopuler ialah topeng berbahan kayu. Seperti namanya, topeng semacam ini dibikin dari kayu. Pendayagunaannya sendiri sering untuk cenderamata dan perlihatkan. Topeng dari bangsa Indian Amerika misalkan. Topeng semacam ini sekarang ini banyak dijadikan barang oleh-olehan. Begitupun produk topeng dari Bali. Umumnya, beragam topeng kayu ini sudah dibuat secara eksklusif hingga dapat dipampang pada dinding . Maka benar ada modifikasi khusus yang sudah dilakukan pada topeng berkaitan.

Membuat Kerajinan Topeng Kayu yang Bagus?


Untuk membikin topeng yang kwalitasnya bagus, dibutuhkan beberapa bahan yang baik. Tiga bahan yang perlu dalam pembikinan produk ini ialah kayu, lem dan bahan finising. Berikut penuturannya satu demi satu.

Kayu yang Diperlukan


Barisan kerajinan topeng memerlukan kayu dengan kwalifikasi:

  • Tipe kayu tidak begitu keras, dan lumayan gampang diukir. Kayu tidak perlu terlampau kuat, terkecuali topeng yang memikul berat beban.
  • Kayu tidak perlu dekorasi
  • Sanggup dihias selanjutnya dengan aksesories tambahan
  • Sanggup difinish atau dicat secara mudah
  • Kayu apa saja dapat digunakan asal penuhi persyaratan di atas.

Lem untuk Kerajinan Topeng Kayu Harus Bagus!

Saat membuat topeng berbahan kayu, tidak dapat disangkal, adhesive sering dipakai. Ditambah dengan jumlah kayu kompak memiliki ukuran besar yang semakin kurang. Dahulu beberapa macam topeng memang seharusnya dibikin dari kayu kompak memiliki ukuran besar. Tetapi beragam pengembangan dan modifikasi sudah dilaksanakan. Beberapa perajin bahkan juga sudah membuat pengembangan di mana topeng yang dibikinnya dibuat dari sampah kayu tidak kepakai yang memiliki ukuran lebih kecil. Hingga lem sudah tentu dipakai dalam pembikinan beragam produk itu.

Lalu lem apa yang pas dipakai untuk pembikinan topeng kayu? Lem yang kami anjurkan ialah Crossbond X3. Adhesive ini ialah adhesive dengan bahan dasar PVAc water based. Crossbond unggul karena sebagai lem putih yang bertahan lama, aman dipakai, memiliki daya lekat kuat, dan tidak mengakibatkan glue line. Aplikasinya pun tidak mengakibatkan susunan film lem tebal yang bisa menghancurkan seni produk topeng.

Untuk aplikasinya sendiri, Crossbond X3 terhitung benar-benar gampang dipakai. Lem ini perlu diterapkan langsung pada mediumnya tanpa perlu alat dan bahan tambahan. Sebagai lem polymer dispersion, adhesive ini akan membuat ikatan sama-sama silang yang kuat ketika pengeringan terjadi dan sudah dilaksanakan.

Menarik kan? Tertarik memakai Crossbond X3 untuk topeng kayu Anda? Untuk memperoleh lem ini, Anda dapat manfaatkan beberapa pilihan pembelian:

Pembelian lewat cara online dengan mengontak kami lewat web ini. Anda akan selekasnya tersambung dengan mengeklik feature Pesan Saat ini di atas.
Pembelian lewat cara online lewat beragam marketplace. Pilihan pembelian ini kami siapkan untuk Anda yang terlatih belanja di online shop.
Pembelian secara konservatif atau langsung dengan berkunjung kami di Bio Industries dan beberapa agen yang sudah menyebar di beberapa daerah Indonesia.
Dengan Crossbond sebagai lem yang bagus, Anda bisa membuat bermacam produk topeng kayu bagus untuk souvenir atau untuk keperluan performnce.

Bahan Finising


Selainnya kayu dan lem, topeng memerlukan bahan finising yang bagus. Bahan finisingnya sendiri bermacam, dapat berbentuk:

  • Cat
  • Pelitur
  • Clear pernis atau hebat coat
  • Semir kayu seperti Biopolish

Pasti untuk memperoleh bahan finising yang betul, kita perlu sesuaikan dengan keperluan pembikinan topeng itu. Contoh, jika semenjak awalnya topeng akan dibikin dengan warna alami, karena itu sudah pasti penggunaan cat kompak tidak dapat diaplikasikan. Kebalikannya, bahan finising yang pas ialah clear pernis atau semir kayu.

Untuk tipe berdasar peletakan sendiri, cat yang digunakan dapat indoor atau outdoor. Untuk souvenir, Anda dapat pilih yang indoor. Dan untuk perlihatkan, sebaiknya pilih untuk yang outdoor.

 

Alat yang digunakan untuk membuat topeng dari kayu adalah :

  • Kapak atau gergaji, dipakai untuk memotong batang pohon yang masing berupa tabung sama ukuran tinggi 21cm jadi 2 sisi yang serupa.

  • Gergaji tangan, untuk membuat sisi atas topeng.

  • Patuk, untuk membikin cengkungan sisi dalam topeng.

  • Tatah, untuk membuat skema dasar ( muka ) topeng.

  • Pangot.

  • Gergaji Plat, untuk melobangi mata topeng.
    Kerok, untuk menipisi dan memperhalus sisi dalam topeng.

  • Lem

  • Bor, membuat lubang pada topeng

  • Amplas, menghaluskan permukaan topeng

  • Pensil, untuk membuat sketsa topeng

  • Spidol

Material dasar pembikinan topeng tersebut tidak susah untuk dicari, sebetulnya semua kayu dapat dipakai sebagai bahan pembikinan topeng, tetapi ada tipe kayu yang umumnya dipakai untuk bahan membuat topeng salah satunya Mahoni, Rambutan, Waru, Sengon, Randu, Kembang, Pete, Alpukat, Klengkeng, Nangka, Sawo, dan Pule.

 

Cara Membuat Topeng

  1. Kayu (yang sudah kami sebut macamnya di atas tadi), sama ukuran tinggi 21cm selanjutnya dibelah jadi dua sisi yang serupa (10,5cm).
  2. Kayu itu selanjutnya dibikin jadi 7,5cm.
  3. Sesudah jadi ukuran 7,5cm, kayu itu dibuat sebegitu rupa hingga membuat kerangka sebuah muka.
  4. Sesudah memperoleh wujud dasar dari topeng apa yang ingin dibikin, selanjutnya mulai pembikinan ukir-pahatan pada atas topeng (lung luwe, dele kecer, kembang suryo, dan ukel).
  5. Membuat pipi.
  6. Membuat bibir.
  7. Memperhalus wujud mata.
  8. Memperhalus wujud ukir-pahatan rambut.
  9. Sesudah semuanya sudah pas dengan watak yang diharapkan baru memperhalus semua dengan ampelas lembut.
  10. Kemudian proses pewarnaan.
  11. Dan finising.

Demikianlah informasi berkenaan kerajinan topeng kayu dan bahan bagus yang pas untuk membuat. Mudah-mudahan berguna ya!

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*