Alat Yang Digunakan Untuk Mengukur Tekanan Udara Disebut

Alat yang digunakan untuk mengukur tekanan udara disebut barometer. Peralihan penekanan atmosfer dijumpai dapat memperkirakan peralihan cuaca periode pendek. 

Barometer sebagai alat yang unik karena mempunyai beragam peranan, sebagai contoh untuk cari tahu prediksi cuaca pada sebuah wilayah. Alat yang ini dapat tentukan apa bisa terjadi cuaca berlebihan atau mungkin tidak. Sebetulnya apakah itu Barometer?

Alat Yang Digunakan Untuk Mengukur Tekanan Udara Disebut

[lwptoc]

Apakah itu Barometer?

Barometer ialah instrument ilmiah yang dipakai untuk mengukur penekanan atmosfer, disebutkan sebagai penekanan barometrik.

Kata “barometer” datang dari kata Yunani “baro” yang memiliki arti “berat” dan “mtr.” yang disimpulkan “ukuran.”

Untuk dipahami, atmosfer ialah susunan udara yang menyelimutinya bumi.

Susunan udara mempunyai berat dan tekan semuanya yang bersinggungan dengannya sebagai dampak dari gravitasi bumi. Barometer lalu dipakai untuk mengukur penekanan itu.

Peralihan penekanan atmosfer yang dicatat oleh barometer tersering dipakai dalam meteorologi untuk memperkirakan cuaca.

Siapa Penemu Barometer?

Biasanya, Evangelista Torricelli kerap dipandang seperti penemu barometer di tahun 1643. Sebuah asumsi yang mempunyai dasar.

Tetapi sebelumnya, periset Prancis, René Descartes, pernah tuliskan eksperimen untuk mengukur penekanan atmosfer di tahun 1631.

Disamping itu, periset Italia, Gasparo Berti, dijumpai membuat barometer air di antara tahun 1640 sampai 1643.

Barometer Berti terbagi dalam sebuah tabung panjang berisi air dan disumbat di ke-2 ujungnya.

Ia tempatkan tabung tegak dalam tempat air dan melepaskan sumbat bawah.

Air selanjutnya mengucur dari tabung ke tempat, tapi tabung tidak seutuhnya kosong.

Walau kemungkinan tidak ada persetujuan mengenai siapakah yang mendapati barometer air pertama, Torricelli tidak disangsikan ialah penemu barometer merkuri pertama.

Beberapa jenis Barometer

1. Barometer Merkuri

Barometer merkuri (air raksa) ialah tipe barometer paling tua, diketemukan oleh fisikawan Italia, Evangelista Torricelli, di tahun 1643.

Torricelli bereksperimen barometrik pertama kalinya memakai tabung air.

Air relatif enteng, hingga tabung yang tinggi sekali dengan sebagian besar air harus dipakai untuk menyeimbangi penekanan atmosfer yang semakin kuat.

Itu karena, Barometer air Torricelli tingginya lebih dari 10 mtr., yang membubung di atas atap tempat tinggalnya!

Piranti aneh ini memunculkan keraguan antara tetangga Torricelli yang menduga ia turut serta dalam pengetahuan sichir.

Untuk jaga supaya uji cobanya tidak mengundang keraguan, Torricelli mengaitkan jika ia bisa membuat barometer yang lebih kecil memakai merkuri, cairan keperakan yang beratnya 14 kali berat air.

Barometer air raksa mempunyai tabung kaca yang tertutup pada bagian atas dan terbuka pada bagian bawah.

Pada bagian bawah tabung ada kubangan merkuri yang ada di piring bulat dan dangkal yang melingkari tabung.

Merkuri dalam tabung akan beradaptasi supaya sesuai penekanan atmosfer di atas piring.

Saat penekanan bertambah, keadaan ini akan memaksakan merkuri dalam tabung bergerak naik.

Tabung diikuti dengan rangkaian pengukur yang menulis besar penekanan dalam unit atmosfer, bar atau unit yang lain.

Pemerhati bisa ketahui berapakah penekanan udara dengan menyaksikan di mana merkuri stop di tabung barometer.

2. Barometer Aneroid

Di tahun 1844, periset Prancis, Lucien Vidi, mendapati barometer aneroid.

Barometer aneroid mempunyai ruangan logam tertutup yang megar dan kontraksi, bergantung pada penekanan atmosfer disekelilingnya.

Piranti mekanis selanjutnya dipakai untuk mengukur berapa besar ruangan megar atau mengerut.

Pengukur ini disamakan dengan unit atmosfer atau bar.

Barometer aneroid mempunyai penampilan melingkar yang memperlihatkan besar penekanan sekarang ini, seperti jam.

Jarum pada barometer dapat bergerak sama arah jarum jam atau bersimpangan arah untuk memperlihatkan penekanan sekarang ini.

Beragam istilah seperti stormy, rain, change, fair, dan dry kerap dicatat di atas angka dari muka dial untuk mempermudah orang menerjemahkan cuaca.

Barometer aneroid perlahan-lahan gantikan barometer merkuri karena lebih gampang dipakai, tambah murah, serta lebih gampang diangkut karena tidak mempunyai cairan yang bisa tumpah.

Beberapa barometer aneroid memakai alat mekanis untuk mencari peralihan penekanan atmosfer sepanjang waktu periode tertentu.

Barometer aneroid ini disebutkan barograf. Barograf ialah barometer yang tersambung ke jarum yang membuat pertanda pada gulungan kertas diagram yang bersisihan.

Barograf menulis penekanan pada sumbu vertikal dan unit waktu pada sumbu horizontal.

Kenaikan pada diagram memperlihatkan kapan penekanan udara tinggi atau rendah, dan berapakah lama keadaan itu bertahan.

Badai yang kronis, misalkan, akan ada sebagai kemiringan yang dalam dan lebar pada barograf.

3. Barometer Digital

Barometer digital kekinian sanggup mengukur dan tampilkan data atmosfer yang kompleks lebih tepat dan cepat dibanding awalnya.

Simak juga: Ketidaksamaan di antara Massa dan Berat: Ide, Unit dan Aplikasinya
Banyak barometer digital tampilkan pembacaan barometrik sekarang ini dan pembacaan 1, 3, 6, dan 12 jam awalnya dalam pola grafik tangkai, seperti barograf.

Barometer tipe ini mempertimbangkan pembacaan atmosfer yang lain seperti angin dan kelembapan untuk membikin prediksi cuaca yang tepat.

Data yang didapatkan selanjutnya diarsipkan dan diletakkan di barometer dan dapat didownload ke computer untuk analitis selanjutnya.

Barometer digital dipakai oleh pakar meteorologi dan periset yang lain inginkan pembacaan atmosfer terbaru saat bereksperimen di laboratorium atau di atas lapangan.

Barometer digital jadi tool utama di banyak smartphone sekarang ini.

Tipe barometer digital ini memakai data penekanan atmosfer untuk membikin pembacaan ketinggian yang tepat.

Pembacaan ini menolong yang menerima GPS handphone tentukan lokasi lebih tepat, hingga mempermudah dalam navigasi.

Bagaimana Penekanan Barometrik Terkait dengan Cuaca?

Penekanan barometrik ialah ukuran berat atmosfer yang tekan permukaan bumi.

Penekanan atmosfer tinggi memiliki arti ada style ke bawah atau penekanan udara yang ke arah bawah.

Saat bergerak turun, udara memanas, hingga menghalangi pembangunan awan dan badai.

Penekanan tinggi umumnya mengisyaratkan cuaca ceria, terlebih bila barometer menulis pembacaan penekanan tinggi yang tahan lama.

Saat penekanan barometrik turun, ini memiliki arti udara bergerak naik. Saat naik, udara mendingin dan kurang sanggup meredam kelembapan.

Mengakibatkan, kemungkinan bisa terjadi pembangunan awan dan presipitasi (hujan).

Maka saat barometer menulis pengurangan penekanan, cuaca ceria kemungkinan beralih menjadi awan.

Unit untuk Mengukur Penekanan Udara

Ada banyak unit yang dipakai untuk mengukur penekanan udara.

Secara bersejarah, beberapa periset memvisualisasikan penekanan atmosfer normal sebagai “satu atmosfer” dan sama dengan “76 cm (760 mm) merkuri.”

Unit itu kerap dicatat 76 cmHg atau 760 mmHg (Hg ialah lambang kimia untuk merkuri/air raksa).

Ada juga unit lama yang disebutkan Torr. 1 Torr (diambil dari nama Torricelli) kurang lebih sama dengan 1 mmHg (tinggi merkuri 1mm) atau 1,33 milibar atau 1/760 penekanan atmosfer (0,0013 atmosfer).

Dalam unit SI kekinian, satu atmosfer sama dengan 101.325 Pa (pascal) atau 101,325 kilopascal (kPa).

 

Pascal dan kilopascal ialah unit ilmiah yang semakin banyak dipakai untuk mengukur penekanan.

Simak juga: Reptil Versus. Amfibi: Kenali 6 Ketidaksamaan Reptil dan Amfibi
Ada pula pengukur yang dicatat dalam hPa (hectopascals), di mana 1 hectopascal = 100 pascal atau 0,1 kilopascal.

Penekanan atmosfer standard 101.325 Pa sama dengan 1013,25 hPa.

Barometer lama condong diikuti dengan unit Imperial yang lebih tua: inch air raksa, kadang dipersingkat jadi inHg.

Manfaat Barometer dalam Kehidupan Setiap hari

Barometer terpopuler yang dipakai sekarang ini ialah barometer aneroid walau barometer air dan air raksa masih dipakai juga.

Berikut pemakaian umum barometer.

1. Meteorologi dan Prediksi Cuaca

Peralihan penekanan udara sebagai cara umum untuk memprediksi cuaca.

Mengukur macam penekanan di suatu daerah tertentu memungkinkannya pakar meteorologi memetakkan dan pahami bagaimana skema cuaca untuk prediksi yang tepat.

Sebagai contoh, pengurangan penekanan udara pada umumnya memperlihatkan badai atau hujan, dan penekanan yang bertambah bisa memiliki arti cuaca tenang, kering, atau dingin.

2. Penerbangan dan Mengukur Ketinggian

Makin tinggi status Anda di atmosfer, penekanan udara akan makin turun.

Barometer yang direncanakan khusus sanggup mempertimbangkan ketidaksamaan penekanan barometrik selanjutnya mengkonversi nilainya untuk mengukur ketinggian.

Pengukur ketinggian jadi suatu hal yang diperlukan beberapa pilot untuk ketahui status pesawatnya.

Beberapa pendaki gunung membutuhkan barometer altimeter untuk ketahui status mereka saat mendaki.

3. Sains dan Industri

Banyak eksperimen ilmiah dikuasai oleh faktor penekanan udara.

Menulis pembacaan barometrik sepanjang uji coba atau pengamatan memungkinkannya beberapa periset pastikan hasil yang tepat.

Penekanan atmosfer mempunyai dampak yang besar juga pada banyak faktor kehidupan kekinian. Beberapa proses manufacturing memerlukan penekanan tertentu supaya berperan secara baik.

Sebagai contoh, farmasi dan industri manufacturing electronic mengatur penekanan barometrik di beberapa proses perakitan mereka untuk jaga kualitas.

4. Kesehatan

Bersamaan dengan terdapatnya barometer electronic pada harga dapat dijangkau, orang mulai mengawasi kesehatan mereka dalam hubungan dengan penekanan atmosfer.

 

Pasien migrain dan arthritis ialah beberapa orang yang penting ketahui pembacaan penekanan udara karena terkait dengan keluh kesah dan tentukan kapan harus minum obat.

Untuk beberapa orang, memperhitungkan peralihan penekanan udara menolong mereka jalani pola hidup lebih aktif dan bebas merasa sakit.

Peranan Barometer

Peran alat ini sangat penting. Sayang, alat ini cuman digunakan oleh lembaga yang membutuhkan info mengenai prediksi cuaca. Instansi-instansi yang telah memakainya ialah:

1. Pada Sektor Pelayaran Dan Penerbangan

Sektor tugas yang ini benar-benar membutuhkan prediksi cuaca yang terang supaya bisa tentukan agenda pelayaran atau penerbangan.

Dengan ketahui info prediksi cuaca, sektor tugas yang ini dapat ambil langkah yang terbaik untuk lakukan penyiapan dan mengatasi ada resiko cuaca ekstrim yang memberikan ancaman keselamatan.

2. Pada Lembaga Meteorologi

Lembaga yang ini juga membutuhkan kontribusi alat barometer yang dapat memberi info tentang prediksi cuaca.

Ini disebabkan karena keutamaan salah satunya peran Tubuh Meteorologi yakni memberi info yang tepat pada warga berkenaan ramalan atau prediksi cuaca yang bisa terjadi.

3. Pada Industri Informatika

Sekarang ini, barometer telah dipakai oleh beragam perusahaan yang beroperasi di sektor informatika, khususnya oleh perusahaan yang beroperasi di sektor program dan software.

Arah dipakainya alat ini untuk membuat program atau software yang bisa menolong lakukan pengukur penekanan temperatur hingga dapat diaplikasikan di PC atau handphone.

4. Pada Pengajaran Meteorologi

Supaya bisa pelajari pengetahuan meteorologi dengan lebih bagus dan dalam, siswa meteorologi dapat memperhatikan penekanan yang diperlihatkan oleh alat pengukuran barometer.

Dengan begitu beberapa siswa pengetahuan ini dapat semakin gampang untuk pahami makna dari penekanan temperatur yang ada dan berbeda.

Cara Memakai Barometer

Di zaman yang serba maju ini, alat pengukuran penekanan temperatur dapat diperoleh dengan bebas dan bebas. Anda dapat pilih alat ini dan tidak harus tergantung kembali pada info dari informasi.

Dengan alat ini Anda dapat ketahui sendiri kondisi cuaca disekitaran Anda dan peralihan apa yang bisa terjadi. Untuk dipakai di dalam rumah, tentukan tipe digital yang lebih gampang untuk dibaca.

 

Tipe alat digital dapat sediakan info mengenai penekanan temperatur lebih tepat. Versus digitalnya memiliki kelebihan tertentu berbentuk feature sensor yang hendak lakukan kalibrasi secara automatis.

Jika Anda tinggal di apartemen atau di dalam rumah yang berada di wilayah pegunungan, pemakaian tipe digital lebih dianjurkan karena lebih efisien dibanding tipe yang lain.

Cara Kerja Barometer

Tiap tipe alat ini memiliki cara kerja yang lain, Anda tak perlu pelajari semua. Cukup dalami yang termudah untuk dipakai di dalam rumah, yakni yang versus digital.

Tetapi bila Anda sedang belajar atau bekerja di bagian yang terkait dengan penekanan temperatur, yakinkan Anda pelajari dan pahami cara kerja tiap tipe alat ini.

Alat ini dipakai untuk memperbandingkan pemakaian cairan dengan massa yang semakin tinggi dibanding sama air. Alat ini dapat memberi info mengenai penekanan temperatur.

Ada feature yang berupa sensor untuk mempermudah proses kalibrasi secara automatis. Alat ini benar-benar pas untuk dipakai di apartemen dan di wilayah pegunungan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*