Cara Kenalan Dengan Orang Yang Baru Kenal

Cara kenalan dengan orang yang baru kenal

Cara kenalan dengan orang yang baru kenal sangatlah mudah. Bisa dipraktekan oleh semua orang. Hal ini perlu juga kita lakukan sebagai mahluk sosial untuk berinteraksi dengan sesama.

Pikirkan, kamu sedang masuk satu ruang berisi sarat dengan beberapa orang yang belum pernah kamu kenali awalnya. Bagaimana hatimu? Canggung? Kebingungan? Cemas? Kamu kemungkinan ingin sekali berkenalan dengan beberapa orang, tapi kebingungan harus mulai darimanakah.

Langkah Mengawali Kenalan dengan Orang Lain

“Bagaimana ya jika saya dicuekin?”

“Bagaimana ya jika mereka menganggapku aneh dan SKSD (Berlagak Mengenal Berlagak Dekat)?”

“Bagaimana jika mereka narasi ke beberapa orang jika saya SKSD dan saya jadi dimusuhin semuanya orang?”

Pikiranmu bergelut dengan beragam pertanyaan masalah opini seseorang tentangmu.

Walau sebenarnya, kamu ketahui sekali jika membuat jaringan dan meluaskan lingkungan pertemanan ialah poin penting sekali. Dengan punyai banyak rekan, siapa yang tahu akan semakin banyak kesempatan terbuka untukmu, kan? Who knows, sosok-sosok baru yang kamu jumpai punyai minat yang serupa denganmu dan kalian dapat kerja bersama.

Walau demikian, tetep saja, berkawan dengan orang baru bukan hal yang gampang. Harus bagaimana ya?

Tenang, artikel ini akan menolongmu mengenali panduan and trik untuk membuat pertemanan sama beberapa orang yang baru kamu jumpai. Ingin tahu? Yok baca!

Sebetulnya, kenapa kita harus usaha untuk bersahabat?
Saat sebelum membaca selanjutnya tulisan ini, kamu kemungkinan berpikiran, “Ah, untuk apa usaha keras untuk deketin mereka lebih dulu? Kelak beberapa orang baru yang pas sama saya akan dateng sendiri?” Lalu, benarkah rekan baru itu seutuhnya dikontrol oleh takdir? Jawabnya, pasti tidak.

Bahkan juga, menurut riset, beberapa orang yang memiliki pendapat jika persahabatan itu terjadi karena hanya takdir, condong kehilangan beragam peluang untuk bersahabat dengan beberapa orang baru dan pada akhirnya alami kesepian yang dalam. Tidak nikmat sekali kan, jika harus kesepian?

Kenyataannya, untuk mendapatkan rekan baru, kamu harus usaha. Seperti turut club sesuai minatmu dan membulatkan tekad untuk menegur beberapa orang baru.

Mustahil kan rekan baru ada bila kamu cuman diam diri di dalam rumah dan menonton seri kecintaanmu tanpa lakukan usaha apa saja? Penglihatan jika rekan baru akan tiba sendirinya malah buat kamu malas membuat usaha lebih buat berkawan. Akhirnya, kamu tidak akan capai apa yang kamu harap.

Tapi, jika kelak beberapa orang itu tidak mau berkawan sama saya, saya harus bagaimana?

Tenang, apa yang kamu pastikan itu kan masih berupa anggapan dan bukan bukti. Bahkan juga, memungkinkan ketakutan itu hanya berada di otakmu saja dan tidak bisa dibuktikan kebenarannya. Ketakutan yang biasa kamu alami ada dua: ketakutan untuk datang diacara-acara yang ngeharusin kamu bergaul dengan rekan baru dan ketakutan ditampik oleh seseorang. Terang, kamu harus melepas diri dari ketakutan itu untuk berhasil mendapatkan rekan baru.

Sesaat akan bergaul, kamu harus menantang ke-2 ketakutan itu. Ke-2 nya ialah ketakutan yang paling lumrah buat kamu rasakan, tapi tidak berarti kamu tidak bisa mengalahkannya. Kenyataannya, kamu punyai kontrol loh untuk menantang ketakutan yang ada pada diri kamu sendiri.

Sayang, menurut penelitian, beberapa orang yang meremehkan kekuatan kontrol pada diri ini dan mengalah pada kondisi. Kerap kita menghindar hubungan sebab menganggap kurang percaya diri dengan rekan baru yang kita jumpai.

Bukti mengagetkan seterusnya, sebetulnya penglihatanmu masalah lingkungan yang berada di sekelilingmu seutuhnya tergantung ke mindset-mu. Maknanya, saat kamu kamu sama rekan baru, kamu sebetulnya punyai kontrol untuk menyaksikan interaksinya sebagai hubungan yang hangat atau dingin.

Jika di otakmu sudah terulang lagi ketakutan-ketakutan barusan, kamu akan menyaksikannya menjadi lebih negatif. Kamu jadi overthink dan berpikiran beberapa orang di sekelilingmu tidak mau berkawan sama kamu, walau sebenarnya belum pasti.

Dengan membulatkan tekad mengawali pembicaraan, sebetulnya kamu bisa banyak diuntungkan, lho! Penelitian psikologi memperlihatkan tingkat kamu diterima dan dicintai oleh rekan baru bertambah 20% jika kamu kerap turut serta dalam percakapan, baik secara individual atau barisan tertentu dibanding saat kamu pasif. Maknanya, malah dengan ambil ide, kamu dapat tingkatkan kesempatanmu mendapatkan tanggapan yang bagus dari rekan baru . Maka, tidak perlu cemas kembali untuk mengawali, ya?

Baca Juga : Ciri-Ciri Orang Yang Ingin Membuat Kita Cemburu

Lalu, jika ingin mulai buka diri agar bisa rekan baru, harus mulai darimanakah?

Jika kamu sudah berani untuk menantang ketakutan-ketakutanmu, kamu dapat coba cara-cara berikut ini untuk bergaul dengan lingkungan yang baru:

Berani tunjukkan diri

Semua diawali dari satu perihal, membulatkan tekad untuk ada di muka orang baru. Ini bisa tingkatkan kesuksesanmu dalam berkawan sampai 80% lho. Saat kamu mendapatkan peluang untuk berhubungan sama orang baru, baik itu dalam suatu seminar atau tatap muka, sampai melalui sosial media paling dipercaya, tidak boleh malu untuk ambil peluang itu.

Rasa kurang percaya diri atau takut kemungkinan kamu alami, tapi tidak boleh menjadikan hati itu menghalangimu tampil dan berkawan dengan rekan baru. Yakinlah, sesudah tatap muka pertama usai, semua hati negatif seperti kurang percaya diri atau takut tentu lenyap. Ketakutan-ketakutan yang berada di otakmu itu tetap berbentuk anggapan dan bukan bukti, maka janganlah yakin 100% padanya, oke?

Tergabung dalam club

Di mana sich saya dapat mendapati beberapa orang baru?

Salah satunya tempat terbaik untuk bergaul ialah club. Dalam club, kamu akan mendapatkan banyak peluang untuk berkawan bersama orang yang punyai minat yang serupa denganmu. Apa lagi, banyak club yang tawarkan acara yang diperuntukkan untuk jaga jalinan antara anggota club . Maka, tidak akan berasa susah untuk memulai bercakap.

Lihat first impression yang kamu bikin

Walau kesan-kesan pertama bisa berbeda seiring waktu berjalan, first impression berperanan penting dalam tentukan apa seorang ingin mengenal sama kamu atau tidak.

Jika bertemu sama rekan baru yang berpembawaan tidak rapi atau mungkin tidak on time, pasti kamu akan berasa lebih malu untuk dekatinya, kan? Oleh karenanya, kamu harus pastikan nih jika kamu tinggalkan kesan-kesan yang bagus.

Langkah pertama dan yang termudah buat kamu kerjakan dengan tersenyum. Melalui senyuman, kamu dapat tinggalkan kesan-kesan ramah ke rekan barumu. Mereka jadi tidak takut untuk bercakap panjang lebar sama kamu.

Disamping itu, kamu harus juga aware, nih sama ketidaksamaan kultur yang kemungkinan kalian punyai, khususnya saat kamu dan rekan barumu mempunyai background berlainan.

Misalkan saja rekan barumu tidak terlatih bicara “gue-lo” dan memandang hal tersebut tidak santun karena rutinitas bergaulnya berbeda sama kamu, pasti kamu wajib melakukan beberapa rekonsilasi.

Oleh karenanya, akan lebih bagus jika kamu kerap membaca atau cari tahu masalah rutinitas berkawan di beberapa tempat agar tidak salah perlakukan rekan barumu.

Katakan kalimat yang membahagiakan hati temanmu

Tidak berarti kamu harus bullshit, lho! Tetapi, sering kali terjadi keadaan di mana beberapa orang jadikan percakapan negatif mengenai seseorang (misalkan isu mengenai sang A, keluh kesah mengenai sang B) menjadi pembuka perbincangan. Kemungkinan terkadang topik bicarakan orang jadi topik yang asyik untuk buka percakapan, tetapi ini tidak arif, lho.

Menurut riset, jika kamu memberi cap jelek pada orang lain di muka rekan barumu, kemungkinan besar ia akan getho ke kamu. Tidak mau kan dapat kesan-kesan jelek sebagai tukang isu pada awal tatap muka? Apalagi, bicarakan orang itu tidak ada fungsinya, ya tidak?

Memperbanyak membaca

Kedengar geek sekali, ya? Tidak selalu demikian, lho. Dengan beberapa membaca informasi atau buku masalah beragam topik berlainan, kamu malah akan makin banyak tahu masalah beberapa topik yang bisa saja bahan percakapan bersama rekan baru.

Pasti, jika bicarakan topik yang disukai sama kalian berdua, perbincangan semakin lebih mudah mengucur. Buka perbincangan masalah topik yang kalian sukai seperti musik, olahraga, sampai informasi terbaru bahkan juga lebih baik dibanding mengulas seseorang, apa lagi secara negatif.

Jika kamu kebingungan harus mulai darimanakah untuk berkawan sama rekan baru, kamu dapat memakai salah satunya, salah dua, atau bahkan juga semua panduan di atas.

Tetapi, ada satu perihal yang terpenting, berani coba dan berani menantang ketakutan-ketakutan yang berada di otakmu.

Yakin dech, jika sudah berani mengambil langkah, kamu tentu akan lebih deket sama arahmu.

Panduan Ampuh Kenalan Dengan Orang Baru

Makin mengembangnya lingkungan pertemanan kita, kita akan makin kerap berjumpa sama orang baru. Supaya bisa mengenalkan diri dan membuat mereka berasa nyaman kita kadang bukan hal yang gampang. Salah-salah kemungkinan Kamu justru malah tinggalkan kesan-kesan negatif padanya.

Walau sebenarnya membuat hubungan di tatap muka pertama ialah langkah awal untuk membuat rekanan dan peluang baru. Untuk menolong Kamu supaya tidak kelihatan canggung saat kenalan dengan orang baru, berikut beberapa tips yang dapat Kamu coba supaya berkenalan dengan orang baru jadi lebih gampang.

1. Timbulkan rasa optimis dan perlihatkan jika Kamu adalah orang yang ramah

Saat berjumpa dan kenalan dengan orang baru, Kamu harus optimis dan perlihatkan bila Kamu ialah orang yang nyaman untuk dibawa bersahabat. Dengan demikian orang yang Kamu mengajak kenalan akan berasa lebih santai serta lebih terbuka untuk dibawa bercakap denganmu.

Kamu mulai bisa bicara dengan suara lembut dan tak perlu tergesa-gesa untuk mengenalkan diri, Kamu dapat mengawali perbincangan dengan percakapan enteng lebih dulu. Upayakan proses ini terjadi sealami kemungkinan dan tidak memberi kesan-kesan memaksakan, karena secara perasaan semuanya orang akan usaha membuat perlindungan diri dari orang yang tidak dikenalinya.

2. Mulai percakapan dengan topik yang enteng

Mengawali perjumpaan sama orang yang baru dijumpai akan berasa lebih natural bila Kamu mengawalinya dengan percakapan enteng lebih dulu. Misalnya Kamu sedang ada di kondangan nikah, Kamu dapat awali dengan duduk di sampingnya dan menanyakan seperti “Kamu ini rekan sang (orang yang menikah)?” atau “Kamu tiba sendiri saja?”

Umumnya pada acara yang beberapa orang semacam ini, Kamu disarankan untuk kenalan saat orang itu tidak sedang dengan seseorang jadi Kamu tidak mengusik mereka. Bila Kamu ada di transportasi umum, Kamu dapat sekedar bertanya “Ingin ke mana ibu/bapak?” atau “Ingin ke Bandung , bu/bapak?”. Pokoknya, upayakan mulai pembicaraan dengan sealamiah mungkin.

3. Pakai analogi bawang

Mengapa bawang merah? Bila Kamu menggunting bawang merah, Kamu akan menyaksikan lapisan-lapisan bawang merah. Ini sama dengan hubungan antara manusia, susunan luar berisi beberapa informasi umum seperti nama, umur, dan rumah. Makin dalam lapisannya, makin rekat info itu dengan kehidupan individu orang itu.

Maka saat baru kenalan dengan seorang ikuti analogi bawang merah ini dengan mengawali percakapan dari beberapa hal umum lebih dulu. Sesudah satu per susunan telah Kamu lalui, Kamu baru mulai bisa bertanya beberapa hal yang memiliki sifat individu. Kamu harus juga terbuka dengan pertanyaan balik hingga komunikasi dapat jalan lebih lancar.

4. Untuk dia ingin tahu dan stop saat ia mulai terlihat tidak perduli

Saat mulai kenalan dengan orang baru dan Kamu mulai menanyakan banyak hal, perkenalkanlah diri Kamu kadang-kadang. Misalnya Kamu dapat memberitahu wilayah asalmu atau aktivitas yang sekarang ini sedang Kamu lalui.

Saat ia mulai ingin tahu dan bertanya hal-hal lain berkenaan diri kamu, jawablah pertanyaan itu sepanjang hal tersebut tidak begitu mengusik Kamu. Dengan demikian akan tercipta hubungan emosional yang lebih hingga Kamu mempunyai potensi meningkatkan rekanan ini di masa datang. Tetapi, bila ia telah kelihatan mulai tidak tertarik, Kamu seharusnya mulai stop bercerita diri kamu sendiri sampai ia menanyakan kembali.

5. Tidak boleh sekedar hanya mengobrol saja, kerjakan perbincangan yang berisi

Saat berjumpa orang baru, argumen musuh berbicara Kamu siap untuk kenalan umumnya sama dengan Kamu, yakni meluaskan rekanan dan peluang. Oleh karenanya, Kamu harus juga sedikit mengulas beberapa hal yang berisi, tapi masih tetap enteng. Misalnya trik dan tips naik kereta saat Kamu kenalan di kereta.

6. Cari kemiripan di antara kalian

Kerap Berasa Canggung? Ini 7 Panduan Baik Kenalan Dengan Orang Barushemazing.net
Salah satunya panduan paling baik supaya perbincangan dapat menyambung semakin lama ialah mengulas hal yang sama kalian ketahui dan sukai. Kamu harus pandai-pandai cari tahu hal yang kalian sukai dengan modal info yang sedikit saja.

Sebaiknya Kamu memiliki inisiatif bertanya otomatis tentang yang mereka sukai. Misalnya saat Kamu baru kenalan pada sebuah acara komune, Kamu dapat bertanya beberapa hal yang membuat orang itu tertarik tergabung dengan komune itu. Kuncinya ialah usaha mengorek info secara pelan-pelan.

7. Paling akhir, minta contact orang itu bila keadaan memungkinkannya

Sesudah mengobrol lama dan Kamu berasa ia nyaman dengan Kamu. Kamu dapat coba minta nomor kontaknya supaya persaudaraan dapat terus jalan, siapa yang tahu Kamu akan berjumpa ia kembali dan menambahkan rekananmu.

Tetapi, jangan memaksakan minta nomor contact bila ia kelihatan berkeberatan dan yakinkan Kamu cuman minta nomor contact sesudah mulai terjaga awalnya rekanan yang bagus. Disini awalnya dari persahabatan atau jalinan Kamu sama orang yang baru Kamu jumpai diawali.

Nach, jadi itu trik dan tips saat baru kenalan dengan orang baru. Kamu dapat memakai pengetahuan ini untuk membuat kesan-kesan pertamamu jadi lebih menarik di depan seseorang. Mudah-mudahan Kamu untung dan lancar dalam merajut rekanan sama orang lain, ya!

 

 

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*