Daerah Yang Terkenal Dengan Anyaman Dari Rotan

Daerah yang terkenal dengan anyaman dari rotan

Daerah yang terkenal dengan anyaman dari rotan adalah Banyuwangi, Kudus, Tangerang, Buleleng, Padang, Tasikmalaya, Cirebon, Jepara, Sukoharjo, Kalimantan tengah, Dan Yogyakarta. Kerajinan anyam sebagai produk dari seni kriya yang mempunyai peranan siap gunakan sebagai benda setiap hari. Tehnik anyam sendiri yaitu silangkan di antara lungsi dengan pakan. Kerajinan anyam ini dapat menolong negara dalam kurangi angka pengangguran dan menambahkan lapangan.

Banyak wilayah di Indonesia yang dikenali sebagai wilayah perajin. Kerajinan yang dibuat juga bermacam, dimulai dari gerabah sampai pembikinan wayang. Kerajinan itu banyak yang di-export ke luar negeri atau dipasarkan dalam negeri. Salah satunya tipe kerajinan yang cukup dikenali oleh warga luar dan dalam negeri adalah kerajinan rotan. Kerajinan rotan memakai tanaman rotan (tanaman menjalar kerabat Palmae) sebagai bahan pembikinan intinya. Tipe tanaman ini lebih banyak dijumpai di rimba Indonesia. Menurut Iwan Setiawan dalam buku Agribisnis Kreatif (2012), awalannya tanaman rotan cuman dijadikan bahan tali pengikat. Tetapi, sekarang rotan digunakan untuk membikin beragam kerajinan dan perlengkapan furniture.

Ada beberapa daerah yang terkenal dengan anyaman dari rotan. Wilayah mana saja itu?

Berikut sejumlah wilayah pemroduksi anyaman di Indonesia yang penting Anda ketahui.

Banyuwangi

Dusun Gintangan jadi wilayah pemroduksi anyam terselinap yang jarang-jarang dikenali orang. Ketrampilan menganyam bambu dipunyai 55 % masyarakat dusun ini. Mereka juga ditolong lima UMKM dalam marketing produk anyamannya.

Pemda menyelenggaran Festival Bambu untuk menolong pasarkan anyaman dari dusun ini. Sampai akhirnya produknya kedengar sampai ke Arab . Maka ketika berada pengangkutan, pengrajin membikinkan 2000 tempat kue untuk sekali kirim. Dan pendapatan yang didapatkan sekitar 190 juta.

Kudus

Dusun Sembaturagung populer sebagai sentral tas anyam dari plastik daur ulangi. Walau berbahan daur ulangi, produksi juga selalu dibikin premium sampai pantas disebutkan sebagai barang export. Pada tempat ini, warna tas dibikin netral dan dapat sesuaikan keinginan.

Dalam satu hari, pengrajin di dusun ini bisa membuat sekitaran 200 buah tas. Harga juga dibanderol dari 25 ribu sampai 250 ribu sama sesuai ukuran.

Tangerang

Wilayah pemroduksi anyaman di Indonesia setelah itu Tangerang. Tangerang ini populer dengan topi bambunya dari dahulu. Kualitas dari wilayah ini jadi pemenangnya di semua Indonesia. Jenis topi yang dibikin yaitu topi pantai, topi koboi, laken, dan topi petani. Harga yang dibanderol dari 30 ribu sampai 90 ribu setiap kodinya.

Proses pembuatan topi bambu termasuk lamban. Ditambah saat musim penghujan. Kurang lebih pengrajin bisa menghasilkan 100 kodi dalam satu minggu. Dan marketingnya lewat sales.

Buleleng

Dusun Bali Aga meliputi lima dusun kecil yang sama jadi pemroduksi kerajinan anyam. Yaitu Tigawasa, Pedawa, Cempaga, Banyuseri, dan Sidatapa. Kerajinan anyam yang dibikin dan digunakan untuk setiap hari yaitu ngiu, keranjang, dan guungan. Ngiu digunakan sebagai tempat mengayak beras. Keranjang digunakan sebagai tempat rumput. Dan guungan digunakan sebagai kandang anyam.

Pemroduksi paling banyak anyaman dari Dusun Tigawasa dan Dusun Sidatapa. Dan secara eksklusif, Tigawasa banyak menganyam dinding bambu atau bedeg. Rerata produksi semua dusun sekitaran 6,2 ton/ha. Hasil anyaman ini dipasarkan ke pengepul lalu disebarkan ke beberapa pasar.

Padang

Produk anyaman di wilayah ini mulai ditawarkan dari tahun 2007. Dan sebagai favorit dari Kecamatan Lubuk Kilangan ialah kerajinan rotan. Pemasaran normal sekitaran 100 juta/bulan dan akan naik jika bulan Ramadhan tiba mendekati.

 

Kerajinan yang dibikin di kecamatan ini berbentuk ayunan bayi dan bangku . Maka setiap minggunya, pengrajin dapat menghasilkan 2-4 buah. Dan untuk satu setnya, pengrajin memasangkan harga 1,dua juta sampai empat juta sesuai kwalitasnya.

Tasikmalaya

Pasar luar negeri yang dibidik untuk membagikan hasil anyaman dari wilayah ini ialah negara Jepang dan Malaysia. Dan bahan anyaman yang digunakan ialah mendong dan pandan. Mendong sendiri sebagai ilalang kering.

Rata-rata satu hari anyaman yang dibuat di Kecamatan Rajapolah ada sekitaran 3000 buah dompet yang jika dijadikan rupiah sebesar 21 juta. Produk anyaman pandan yang lain yakni sandal, tempat CD, dan tas. Wilayah ini jadi wilayah paling akhir sebagai wilayah pemroduksi anyaman di Indonesia.


Cirebon

Dikutip dari situs Kementerian Perindustrian (Kemenperin.go.id), Cirebon, Jawa Barat menjadi satu diantara pusat industri rotan di Indonesia. Diprediksi ada lebih dari 900 unit usaha perajin rotan di Kota Cirebon. Kerajinan rotan yang kerap dibuat di Cirebon adalah furniture atau mebel. Hasil kerajinan ini lebih banyak yang dipasarkan dalam negeri dan di-export ke luar negeri. Salah satunya dusun di Cirebon yang dikenali dengan kerajinan rotannya adalah Dusun Tegalwangi, Weru, Cirebon, Jawa Barat.

Jepara

Jepara, Jawa tengah, bukan hanya dikenali dengan kerajinan ukir-pahatannya yang go-international. Dikenal juga dengan kerajinan rotannya. Bahkan juga terhitung dalam salah satunya pusat kerajinan rotan paling besar di Indonesia. Dusun Telukwetan, Welahan, menjadi satu diantara pusat perajin rotan di Indonesia. Hasil kerajinannya berbentuk furniture, seperti bangku atau sofa, cendera mata dan lain-lain.

Semua hasil kerajinan rotan ini lebih banyak dikirimkan ke beragam wilayah di Indonesia dan cukup banyak juga yang di-export ke luar negeri, misalnya Tiongkok dan Korea Selatan.

Sukoharjo

Merilis dari situs Humas Pemerintahan Propinsi Jawa tengah, Dusun Trangsan, Gatak, Sukoharjo, Jawa tengah menjadi satu diantara dusun exportir furniture rotan di Indonesia. Hasil kerajinannya berbentuk furniture yang dibuat berbahan baku rotan. Umumnya kerajinan ini di-export ke beragam negara besar, seperti Amerika Serikat, Eropa, Australia, Korea Selatan dan negara yang lain. Selainnya membuat furniture, masyarakat Dusun Trangsan banyak juga yang menghasilkan ayunan bayi, keranjang buah, pemisah ruang, keranjang sampah, dan sebagainya.

Kalimantan tengah

Katingan, Kalimantan tengah menjadi satu diantara pusat pemroduksi rotan paling besar di Indonesia. Hasil kerajinan rotan dari Katingan hampir serupa seperti wilayah yang lain. Bedanya berada pada pola kerajinan rotan Katingan yang kental dengan elemen Dayak. Hasil kerajinan rotan dari Katingan misalnya meja, tas, keranjang, bangku, pemisah ruang, dan sebagainya. Kerajinan ini banyak juga dikirimkan ke beragam wilayah di Indonesia dan di-export ke ke luar negeri.

Yogyakarta

Dusun Wukirsari, Bantul, Yogyakarta dikenal juga sebagai wilayah perajin rotan di Indonesia. Hasil kerajinan dari rotan di Dusun Wukirsari lebih fokus pada bikinan produk handmade seperti tas, cendera mata, keranjang dan sebagainya. Banyak hasil kerajinan rotan ini yang dikirimkan ke beragam wilayah di Indonesia dan di-export ke luar negeri, seperti Jepang, Irak dan Iran.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*