Generator Atau Dinamo Adalah Alat Yang Digunakan Untuk Mengubah

Generator atau dinamo adalah alat yang digunakan untuk mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. generator listrik ialah alat yang menghasilkan energi listrik dari sumber energi mekanik, umumnya dengan memakai induksi elektromagnetik. Simpelnya, generator sebagai mesin dengan energi gerak (mekanik) yang selanjutnya sanggup mengganti jadi energi listrik (elektrik).

Generator Atau Dinamo Adalah Alat Yang Digunakan Untuk Mengubah

Di kehidupan setiap hari, pasti kita tidak asing dengan generator listrik. Umumnya, alat ini dibutuhkan dalam bangunan yang memerlukan sumber listrik stabil, seperti pabrik pemrosesan sampah, hotel, lapangan terbang, dan rumah sakit. Karena ada generator, sanggup menahan diskontinuitas dan masalah operasi usaha.

Ada beragam jenis sumber energi gerak dari generator. Misalkan, pada pembangkit listrik tenaga angin, generator bisa bergerak karena ada angin yang gerakkan kincir untuk berputar-putar.

Pengertian Generator

Generator listrik menghasilkan energi listrik dari sumber energi teknisi, umumnya dengan memakai induksi elektromagnetik. Proses ini dikenali sebagai pembangkit listrik. Walaupun generator dan motor punyai banyak kemiripan, tapi motor ialah alat yang mengganti energi listrik jadi energi teknisi. Generator menggerakkan daya listrik untuk bergerak lewat sebuah circuit listrik external, tapi generator tidak membuat listrik yang telah berada di dalam kabel belitannya. Ini dapat dianalogikan dengan sebuah pompa air, yang membuat saluran air tapi tidak membuat air didalamnya. Sumber enegi teknisi dapat berbentuk resiprokat atau turbin mesin uap, air yang jatuh lewat sebuah turbin atau kincir air, mesin pembakaran dalam, turbin angin, engkol tangan, energi surya atau matahari, udara yang dimampatkan, atau apa saja sumber energi teknisi lainnya.

Cara Kerja Generator

Seperti kita mengetahui, Generator atau dinamo adalah alat yang digunakan untuk mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Sebetulnya, generator tidak membuat energi listrik, tetapi cuman memakai energi mekanis yang disuplai untuk mengerakkan daya listrik.

Konsep kerja generator sesuai berdasar induksi elektromagnetik, sesudah rotor diputarkan oleh pendorong mula (prime mover), karena itu kutub-kutub pada rotor akan berputar-putar. Jika kumparan kutub disuplai oleh tegangan sama arah, pada permukaan kutub akan muncul medan magnit yang berputar-putar.

Dalam pada itu, generator kekinian bekerja berdasar konsep induksi elektromagnetik yang pertama kalinya diketemukan oleh Michael Faraday di tahun 1831. Faraday mendapati jika saluran listrik bisa diinduksi dengan gerakkan konduktor listrik, seperti kawat yang memiliki kandungan daya listrik, ke medan magnet. Hingga, pergerakan ini bisa membuat ketidaksamaan tegangan di antara ke-2 ujung kabel atau penghantar listrik, yang nanti terjadi daya listrik mengucur dan hasilkan arus listrik.


Beberapa jenis Generator

Sekarang ini, tipe generator yang terbanyak dijumpai terdiri jadi dua, yakni generator AC dan DC, berikut penuturannya:

Generator AC

Genertor AC (Alternating Current) ialah alat mesin yang dipakai untuk hasilkan arus listrik bolak-balik. Umumnya, generator AC mempunyai 2 buah kabel dengan polaritas kutub positif dan negatif. Dengan serangkaian itu, memungkinkannya ke-2 ujung kumparan tidak sama-sama bersinggungan, karena tersambung dengan 1 slip ring saja.

Generator DC

Generator DC (Direct Current) sebuah mesin yang dipakai untuk hasilkan arus listrik sama arah. Adapun ketidaksamaan dengan generator AC adalah tidak memiliki slip ring, tetapi 2 buah brush yang berada pada bagian kiri dan kanan kumparan. Nanti, ke-2 ujung kumparan yang berpolaritas akan sentuh brush secara berganti-gantian dan generator sanggup hasilkan arus listrik sama arah.

Tipe tipe generator :

1. Tipe generator berdasar letak kutubnya dipisah jadi :

a. generator kutub dalam : generator kutub dalam memiliki medan magnet yang berada di bagian yang berputar-putar (rotor).
b. generator kutub luar : generator kutub luar memiliki medan magnet yang berada di bagian yang diam (stator)

2. Tipe generator berdasar perputaran medan dipisah jadi :

a. generator sesuai
b. generator asinkron

3. Tipe generator berdasar tipe arus yang dibangkitkan

a. generator arus sama arah (DC)
b. generator arus bolak balik (AC)

4. Tipe generator disaksikan dari fasanya

a. generator satu fasa
b. generator tiga fasa

5. Tipe generator berdasar wujud rotornya :

a. generator rotor kutub mencolok biasa dipakai pada generator dengan rpm rendah seperti PLTA dan PLTD
b. generator rotor kutub rata (silindris) biasa dipakai pada pembangkit listrik / generator dengan perputaran rpm tinggi seperti PLTG dan PLTU

Bagian Generator DC

Generator DC sebagai satu perlengkapan yang dipakai untuk mengganti energi mekanik jadi energi listrik. Tipe listrik yang dibuat ialah listrik sama arah. Tipe generator ini tidak dibuat secara massal karena listrik DC tidak langsung bisa ditransformasi dengan transformator hingga memunculkan masalah rugi rugi daya yang lumayan besar bila dipakai untuk mengirim mekanisme tenaga listrik jarak jauh. Pemakaian generator DC ini terbatas pada bengkel, pabrik yang dipakai sebagai perlengkapan las, isi accu dan lain-lain.

Pada intinya konstruksi generator DC terbagi dalam rotor, stator, kumparan medan, kumparan jangkar dan komutator.

1. Rotor

Pada rotor (sisi yang bergerak dalam generator) ada kumparan jangkar yang berperan untuk menghidupkan style gerak listrik AC yang selanjutnya diberikan lewat unit komutator.

2. Stator

Di bagian Stator generator DC ada kumparan yang berperan untuk menghidupkan medan magnit, kumparan ini diberi nama kumparan medan. Medan magnit yang dibuat didapat lewat satu kumparan yang dikasih tegangan DC. Arus yang masuk pada kumparan ditata dengan memakai tahanan geser, besarnya arus yang mengucur pada kumparan sesuai dengan flux magnit yang mengucur pada penampang pokok pada kutub magnet.

3. Kumparan Jangkar

Kumparan Jangkar berperan untuk menghidupkan style gerak listrik atau EMF lewat kumparan yang berputar-putar hingga menggunting flux magnet yang dibuat kumparan medan dari arah kutub utara ke arah kutub selatan medan magnet. Tipe kumparan Jangkar yang umumnya ditemui ialah kumparan dengan belitan gelung dan belitan gelombang.

4. Komutator

Peranan dari komutator sebagai penyerah mekanis. Agar hasilkan penyerah yang bagus nyaris seperti tegangan DC murni dibutuhkan jumlah pasang sikat yang banyak.

Bagian-bagian Generator AC (ALTERNATOR)

Sebagian besar tenaga listrik yang dipakai sekarang ini bekerja pada sumber tegangan bolak balik (ac), karena itu, generator ac ialah alat yang terpenting untuk hasilkan tenaga listrik. Generator ac, biasanya disebutkan alternator, bervariatif ukuran sesuai beban yang hendak disuplai. Sebagai contoh, alternator pada PLTA memiliki ukuran yang besar sekali, menghidupkan beberapa ribu kilowatt pada tegangan yang tinggi sekali. Contoh yang lain ialah alternator di mobil, yang paling kecil sebagai perbandingannya. Beratnya cuman beberapa kg dan hasilkan daya sekitaran 100 sampai 200 watt, umumnya pada tegangan 12 volt.
Beberapa bagian paling penting dari generator AC ialah :

1. Kerangka stator

dibuat dari besi tuangkan. Kerangka stator sebagai rumah dari beberapa bagian generator lainnya

2. Stator

Sisi ini tersusun dari plat-plat (sama seperti yang di gunakan pada jangkar dari mesin arus sama arah) stator ang memiliki jalur-alur sebagai tempat menempatkan belitan stator. Belitan stator berperan sebagai tempat berlangsungnya GGL induksi

3. Rotor

sebagai sisi yang berputar-putar. Pada rotor ada kutup-kutup magnet dengan belitan nya yang di aliri arus sama arah, melalui cicin geser dan sikat-sikat

4. Slip ring atau cincin geser

dibuat berbahan kuningan atau tembaga yang di pasang pada kutub dengan menggunakan bahan isolasi. Slip ring ini berputar-putar bersama dengan kutub dan rotor. Jumlah slip ring ada 2 buah yang masing-masing slip ring bisa geser sikat arang yang masing-masing sebagai sikat positif dan sikat negatif, bermanfaat untuk menyalurkan arus penguat magnet pada belitan magnet pada rotor.

5. Generator penguat

ialah satu generator arus sama arah yang dipakai untuk sumber arus. Umumnya yang dipakai ialah dinamo shunt. Generator arus sama arah ini umumnya di kopel pada mesin pemutarnya bersama generator khusus. Namun seekarang banyak generator yang tidak memakai generator arus sama arah untuk sumber penguat, tapi ambil sejumlah kecil dari balitan statornya, di alih bentukkan dan di alirkan dengan dioda untuk sumber penguat magnetnya.

Peranan Generator

Peranan generator yang paling penting ialah hasilkan energi elektrik dengan mengganti style gerak didalamnya. Disamping itu, jumlahnya perlengkapan electronic sekarang ini, membuat generator banyak memiliki peranan. Adapun peranan generator di kehidupan setiap hari ialah seperti berikut:

Pembangkit Tenaga Listrik

Generator ialah elemen khusus yang sanggup menghidupkan tenaga listrik. Adapun sumber energi yang dipakai berbagai macam, seperti air, matahari, gas alam, gelombang laut, angin, dan yang lain. Dengan demikian, peranan generator membuat kita tidak gampang kekurangan energi listrik.

Sebagai Cadangan Listrik

Seperti kita mengetahui, banyak beberapa tempat umum yang memakai generator. Sudah pasti, ini dipakai sebagai cadangan suplai listrik. Beberapa tempat seperti supermarket, hotel, sampai rumah sakit, memakai generator berbentuk genset untuk simpan saluran listrik didalamnya.

Karena ada generator, cadangan saluran listrik itu bisa menolong kegiatan sehari-hari. Hingga, tak perlu cemas kembali bila terjadi pemadaman listrik.

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*