Sinopsis Film The Witch: A New-England Folktale (2015)

 

The Witch: A New-England Folktale (2015)

 
Film The Witch merupakan sebuah film horror arahan dari sutradara Robert Eggers. The Witch mengalami debut pertama pada tahun 2015. Film ini tayang perdana pada tanggal 19 Februari 2016.
 

Sinopsis Film The Witch 2015

 

Film The Witch mengambil latar pada tahun 1960. Kisah film ini berawal dengan adanya sebuah persidangan salah satu keluarga di hadapan tetua komunitas. Pasangan suami istri bernama William dan istrinya Catherine menghadapi persidangan dengan seksama. William dengan lantang mampu menjawab seluruh pertanyaan yang diajukan oleh ketua sidang.

Tidak butuh waktu lama untuk William bisa menjawab semua pertanyaan. Persidangan tampaknya akan segera berakhir. Saatnya menunggu keputusan dari ketua sidang terhadap hasil yang diperoleh saat itu. Benar saja, hasil keputusan ketua sidang mengharuskan William dan keluarganya keluar dari komunitas atau wilayah yang sekarang ditempati.

Mendengar keputusan tersebut, William dan istrinya segera mencari solusi untuk mencari tempat tinggal. Pasalnya, William masih memiliki beberapa orang anak. Jika tidak segera mencari tempat tinggal kasian anaknya yang masih kecil.

Tak berselang lama, William dan keluarganya pergi ke sebuah hutan yang cukup indah. Mereka memutuskan untuk tinggal di sisi hutan tersebut. Rumah yang sekarang ditempati jauh dari hiruk-pikuk suasana kota.

Hilangnya Sang Bayi

Suatu hari, putri William yang bernama Thomasin harus menjaga adiknya yang masih bayi. Sebab pada saat itu, William dan istrinya sedang sibuk melakukan sesuatu. Thomasin sebagai anak yang nurut pada orang tua segera melakukan perintahnya.

Terlihat Thomasin yang terus menghibur adiknya agar tertawa. Thomasin membawa adiknya ke sisi hutan dan bermain pikaboo dengan riang. Untuk membuat adiknya tertawa, ia berulang kali membuka dan menutup matanya.

Tak disangka beberapa kali Thomasin melakukannya, tiba-tiba adiknya hilang entah kemana. Sebagai kakak yang bertanggung jawab, ia amat khawatir dan terkejut. Thomasin takut jika adiknya kenapa-kenapa karena masih bayi.

Sinopsis film The Witch juga menceritakan bahwa tiba-tiba suasana hutan berubah. Thomasin pulang ke rumah untuk memberitahu ayah dan ibunya terkait hilangnya sang adik. William dan Catherine yang mendengar pernyataan putrinya sontak kaget.

Bergegas William mencari Sam yang hilang ke tengah hutan. Barangkali masih ada jejak Sam disana. Catherine tak henti-hentinya menangis merindukan putra kecilnya.

Pencarian Sam dihentikan karena William menganggap bahwa bayinya dibawa oleh serigala. Tetapi hutan memperlihatkan bahwa ada sosok wanita tua yang berjalan cepat dengan membawa seorang bayi. Tampaknya bayi tersebut akan dijadikan sebagai tumbal untuk melakukan upacara tertentu.

Wanita tua tersebut melakukan aksinya di sebuah rumah yang menyeramkan. Memang terlihat menyeramkan karena mengancam nyawa bayi kecil, Sam. Harapan besar agar Sam bisa kembali ke rumah dalam keadaan selamat.

Hasil Panen Gagal

Sinopsis film The Witch menjelaskan bahwa hasil panen keluarga William berupa jagung yang tidak bisa dipanen. William lantas mengajak Caleb putra sulungnya untuk pergi berburu ke hutan. Ini adalah kali pertamanya Caleb pergi ke tengah hutan karena dilarang oleh orang tuanya.

Mereka berdua menemukan seekor kelinci dan berencana untuk menembaknya. Hanya saja ada kejanggalan pada kelinci tersebut. Sebab mata kelinci terus memandangi William yang sudah menyiapkan tembaknya.

Tampaknya Caleb dan William gagal mendapatkan buruan karena mengalami kecelakaan kecil. Akhirnya, mereka memutuskan untuk kembali ke rumah walaupun dengan keadaan tangan kosong. Dari awal memang William tidak jujur dengan istrinya jika akan pergi ke hutan.

Sesampainya dirumah Chaterine sangat marah karena William berbohong. Sebab di awal mereka berdua bilang jika akan pergi ke lembah untuk mencari buah apel. Tetapi mereka pulang dengan keadaan yang tidak baik-baik saja.

Catherine juga terlihat masih marah kepada Thomasin yang menghilangkan Sam. Ia menghukum Thomasin yang tela gagal menjaga adik kembarnya. Thomasin harus pergi ke sungai untuk mencuci baju ayahnya. Setelah mendapat perintah dari ibunya, Thomasin bergegas ke sungai bersama kembaran Sam. Adiknya mengganggunya yang sedang mencuci dan membuat Thomasin berpura-pura menjadi seorang penyihir.

Kelinci Aneh

Malam harinya, Catherine lagi-lagi memarahi Thomasin karena sebuah piala perak. Thomasin dituduh telah menghilangkan benda kesayangan ibunya itu. Padahal Williamlah yang telah menggunakannya dan belum berani bilang kepada Catherine.

Thomasin disuruh pergi menidurkan adik perempuannya. Sebelum pergi ke kamar, Thomasin menjenguk kandang di luar rumah. Ia menemukan kelinci aneh yang ditemukan William dan kakaknya di tengah hutan.

William dan Catherine berbincang pada malam hari. Perbincangan malam itu membahas kehidupan mereka yang dikhawatirkan akan kelaparan. Mereka pikir anak-anaknya sudah terlelap sehingga percakapan tiba pada Catherine yang menginginkan Thomasin dikirim ke rumah seseorang untuk bekerja. Mendengar perbincangan itu, Caleb bergegas untuk pergi ke hutan. Thomasin yang mengetahui hal tersebut memaksa untuk ikut bersama Caleb.

Perburuan di Hutan

Caleb dan Thomasin berburu untuk mencari makanan agar bisa bertahan hidup. Hanya saja mereka kembali bertemu dengan seekor kelinci yang aneh. Pertemuan tersebut membuat kuda dan anjing milik Thomasin menjadi gila. Anjing dan Caleb mencoba untuk mengejar kelinci itu.

Tak selang beberapa lama, Caleb menemukan kelinci yang telah mencelakai mereka. Caleb mengikuti perginya kelinci tersebut hingga sampai ke sebuah rumah yang terdapat wanita cantik di dalamnya. Dengan memberanikan diri, Caleb menghampiri wanita tersebut yang ta lain adalah seorang penyihir.

Thomasin yang tersesat di hutan beruntung bisa menemukan ayahnya yang kala itu sedang mencarinya. Lagi-lagi Thomasin mendapati kemarahan ibunya. Bahkan William yakin bahwa Thomasin yang mencuri cangkir emas dan mengajak Caleb untuk pergi ke hutan.

Malam itu juga ternyata Caleb bisa kembali ke rumah dengan lemas. Thomasin melihatnya dan segera memanggil ayahnya untuk membawa Caleb ke dalam. Keadaan yang semakin memburuk membuat William berencana kembali mengajak keluarganya ke desa.

Perlahan Anggota Keluarga Dibunuh

Benar saja, hal aneh terus terjadi pada keluarga William. Caleb tiba-tiba berteriak seakan-akan kesurupan dan meninggal. Lagi-lagi Thomasin yang disalahkan. Bahkan adik kembarnya menganggap Thomasin sebagai penyihir.

Keluarga itu semakin kacau karena adik kembarnya juga berdiam diri seperti orang meninggal. Thomasin diusir oleh ibunya dan terpaksa angkat kaki dari rumah itu. William mengikuti anak gadisnya dan Thomasin berusaha meyakinkan ayahnya jika penyihir adalah adik kembarnya.

Keesokan paginya, William meninggal dibunuh oleh kambing hitam. Thomasin yang mengetahui kejadian itu berusaha menolong ayahnya. Lagi-lagi Catherine menuduh bahwa Thomasin yang membunuhnya.

Pertengkaran hebat terjadi antara anak dan ibu tersebut. Catherin tampak mencekik Thomasin dengan keras. Untuk melawan ibunya, Thomasin memukulnya dengan pisau hingga meninggal. Saat itu, tidak diketahui keberadaan si kembar yang masih selamat dari teror pembunuhan.

Hal ini membuat Thomasin melakukan perjanjian dengan kambing hitam. Tak disangka bahwa sang kambing bisa menjawab semua yang diomongkan oleh Thomasin. Setelah itu, Thomasin bergabung dengan para penyihir yang ada di hutan. 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*